Yang Datang dan Pergi di Tahun 2007

Apa perbedaan program-program money making dengan jailangkung? Kalau jailangkung bikin kita takut (kecuali Brokencode yang malah bercinta berkawan dengan pocong), sedang program pendulang uang justru bikin kita semangat dan seneng (kalau sudah dapat duitnya). Persamaannya? Keduanya bisa datang dan pergi kapan saja! Kalau yang pergi jailangkungnya sih gak masalah, tapi lain cerita kalau program money making yang kita ikuti tiba-tiba kabur, menghilang, atau menjadi mandul (alias tidak mampu lagi menghasilkan anak dolar).

Di tahun 2007 lalu pun kejadian datang-tak-dijemput pulang-tak-diantar ala jailangkung tetap saja mewarnai dunia bisnis internet. Mau tahu siapa saja yang termasuk sebagai hantunya bisnis internet di tahun 2007?

AuctionAds

Kemunculan perdananya sempat menimbulkan kehebohan tersendiri. Hasil kerjasama dari Shoemoney dan Media Whiz (pemilik Text Link Ads dan ReviewMe) ini menawarkan jaringan iklan eBay berbasis PPA (paid per action) sebagai alternatif sumber pendapatan Anda.

Sayang seribu sayang, satu demi satu masalah datang. Hingga akhirnya Shoemoney memutuskan untuk bercerai dengan Media Whiz. Iming-iming bonus signup sebesar $5 pun tidak mampu mengangkat pamor AuctionAds yang semakin lama semakin padam.

Saya sendiri termasuk yang sempat optimis terhadap kehadiran AuctionAds. Apalagi Media Whiz selama ini terbukti tidak pernah lalai dalam membayar kewajibannya kepada publisher. Banyak tips dan trik tentang AuctionAds pernah saya tulis di sini, termasuk menjadikannya obyek kuis.

ShoppingAds

Satu lagi produk dari Media Whiz yang masuk ke dalam jurang. Bahkan dalam kondisi prematur. Apabila belum pernah mendengar tentang ShoppingAds, ini adalah jaringan iklan PPC yang bertampilan mirip dengan AuctionAds. Meskipun menawarkan bid yang lumayan besar, ternyata banyak pengunjung situs yang sudah terlanjur bosan dengan tampilan iklan AuctionAds. Alhasil, performa ShoppingAds jauh di bawah standar.

Sekitar satu minggu lalu, Media Whiz mengumumkan peniadaan AuctionAds dan menggabungkannya dengan ShoppingAds. Konsep yang mirip dengan WidgetBucks diterapkan, dimana pengunjung dari negara-negara yang tidak berprospek (baca: di luar US) disuguhi iklan berbasis PPS (paid per sales), sedang lainnya diberi iklan berbasis PPC (paid per click). Hasilnya? Saya sempat mengintip report ShoppingAds saya bulan ini, dan malah jauh lebih parah dibanding sebelum dimerger.

ClixSense

Meskipun sekarang dalam kondisi sekarat, saya patut mengucapkan terima kasih kepada ClixSense, karena berkat program PTC ini, saya mendapatkan semangat dan motivasi untuk kembali ke dunia PTR/PTC yang dulu sempat saya tinggalkan. Tentang ClixSense sendiri, awalnya memang terasa begitu indah. Status upgrade member memberikan prospek penghasilan yang cukup tinggi, sampai saya berani menawarkan kontes berhadiah upgrade keanggotaan di sana. Sayangnya, sejak Desember lalu semua berakhir. Jumlah iklan semakin menipis, termasuk iklan bagi yang sudah berkastakan premium. Jadi jika Anda masih baru di ClixSense (karena saya lihat masih banyak yang baru daftar), saya ingatkan untuk segera berhenti membuang waktu Anda di sana.

Yang Lainnya

Saya sempat waspada terhadap kemungkinan hilangnya Vizu Answers dari daftar progam yang memberikan tambahan nafkah kepada saya, untungnya, meskipun sempat mengalami penurunan, di bulan-bulan terakhir tahun 2007 lalu performanya meningkat kembali (walaupun sudah tidak sebaik di awal saya mengikutinya).

Bagaimana dengan WidgetBucks? Secara pribadi saya menganggap WidgetBucks belum berprofesi menjadi jailangkung. Mungkin baru beberapa bulan lagi ia akan terkubur. Namun bukan berarti sekarang saya masih setia kepadanya, karena saat ini sedang dalam proses mencari alternatif pengganti. Kalau sudah ketemu, ya bye-bye deh WidgetBucks.

Bagaimana menurut Anda? Masih adakah jailangkung-jailangkung bisnis internet lain yang berkeliaran di tahun 2007 lalu? Atau Anda punya prediksi terhadap calon-calon jailangkung di tahun 2008 nanti?

Artikel ini ditulis oleh Cosa Aranda dan pertama kali dipublikasikan pada tanggal 13 January 2008. Artikel bebas untuk didistribusikan ulang untuk keperluan non-komersil selama mencantumkan nama penulis dan sumber artikel serta tidak merubah separuh atau seluruh bagian dari isi.
%d blogger menyukai ini: